|
J u s t S h u t U p ! ! ! enjoy my blog ;) |
♥ zendi-famby.blogspot.com - No ripping, no spamming, be nice (: - Enjoy ~ |
journal
profile
links
archives ♥ tagboard Senin, 26 April 2010
kehidupan ku memang rumit
mungkin hari ini adalah hari dimana aku mendapat ujian yang begitu rumit, rumit untuk aku ceritakan di lempengan maya ini. namun hari ini adalah hari dimana aku harus belajar sabar dan mengahargai setiap ujian dari Tuhan. hari ini adalah hari harapan dimana aku harus berlari dari tangisan yang melebur dengan kenyataan, namun aku kira aku tak mampu untuk mencari hikmah di balik kuasa Tuhan. hari ini menjelang malam, entah mengapa hati gundah mendengar dentuman jam yang di sebelah utara tempat tidurku. Tuhan, bantu aku menyingkirkan rasa gundah menyambut malamMu ini. adzan maghrib berkumandang, tanda umat Islam harus memenuhi seruan adzan tersebut. aku pun mulai beranjak dari kamarku menuju ruang mushala, dan bersiap untuk berwudlu. ku mulai dengan basmalah dan aku mulai memakai mukenaku yang lusuh, mungkin karena aku belum sempat menyucinya. selesai sembahyang, aku mulai beranjak dari tempat dudukku. aku mulai menuju tempat makan, untuk aku makan malam. seperti tak ada yang spesial dari makan malam ku kali ini, karena tidak ada celotehan yang membikin aku mengerti hidup. seusai aku makan malam, aku menyusul kaka ku yang ingin pergi menuju rumah tetangga tepat di depan rumahku. aku tak tau maksud dari kedatangan kaka ku ke rumah tetangga ku tersebut. oh, aku mengerti, dia ingin berdiskusi dengan tetanggaku perihal keadaan hati kakakku. namun, sepertinya aku tak dianggap di hadapan mereka, ya sudahlah aku putuskan untuk kembali saja ke rumah dan memulai cerita lagi di kamarku yang sepi akan hiburan. aku termenung, aku terpaku melihat jam yang berceloteh detikkan. setiap menit berlalu tanpa tujuan. aku bingung, apa yang harus aku lakukan dalam setiap detik yang berlari menuju menit, dan menit berlari menuju jam, dan jam berlari menuju hari, ah sudahlah rumit untuk aku menulisnya. Tuhan, berkali aku menatap jam dindingku, berharap ada sesuatu yang membuat batinku berkapas suka, namun aku hanya bisa berharap, aku hanya bisa menunggu dan berdoa, apa yang harus aku pikirkan sekarang? ah semua pikiranku kosong, tak ada yang istimewa. aku berharap dapat menemukan senyuman di dalam kamarku, ah hanya bualan saja harapanku. sepuluh menit lagi adzan isya berkumandang, aku bergegas menuju mushala sebelah kamarku, ya berjarang tidak lebih tidak kurang hanya sejengkal tangan saja. aku menunggu dengan membaca pikiran sang adzan, mencoba mencari arti dari maksud adzan tersebut selain untuk penyeru shalat. ah rumit untuk aku memikirkannya. pendek aliran nadi di otakku untuk mengerti khayalan setiap penulis. saatnya aku shalat, saatnya aku berbincang kepada Tuhanku, aku berharap Tuhan mau mendengar keluhku dan sukaku. selesai aku shalat dan berdoa aku berjalan menuju pintu ruang tamu, dan perlahan membuka pintu yang terkunci rapat, aku berharap dapat menemukan harapanku di tanah hijau depan rumahku. ah apa guna lagi aku berharap yang tak pasti, semua itu hanyalah bualan dari dalam diriku saja, ah sepertinya jug aku hanya bualan. aku termenung beberapa saat di halaman rumahku, memikirkan, apakah aku pantas untuk dikasihi oleh orang yang aku kasihi? ah pikiranku mulai ngawur, aku juga tak mengerti maksud dari perkataanku itu. ah anehnya diriku ini. aku pun membangunkan khayalanku agar tidak jauh kemana mana, aku pun berjalan menuju kamarku. rasanya lelah untuk berkhayal terlalu jauh. mungkin sekian dulu saja cerita rumitku, aku lelah, salam :) Selasa, 13 April 2010
gue aja lah yg disini hahahaha that's me My profile here :] heeeyy! gue zendikia fahma gushaf putri. gue cuma mau bilang : ENJOY MY BLOG |